Homepage

Shell Scripting: Increment dan Decrement nilai dengan Bash

Increment dan Decrement pada bahasa pemrograman adalah menaikkan/menurunkan nilai satu variabel satu tingkat dari nilai yang telah diset pada variabel tersebut. Misalkan kita mempunya sebuah variabel dengan nama _var yang nilainya adalah 3 jika kita lakukan _decrement_ maka nilai variabel tersebut menjadi 2 dan akan kembali menjadi **3 **jika kita melakukan proses increment. _ _ Seperti kebanyakan bahasa pemrograman melakukan proses ini bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menambahkan dua(2) karakter plus(+) untuk proses _increment_ dan minus(-) pada proses decrement.

Let's Go Programming Language

Trying to learn a new language in programming, Go Language visit website at http://golang.org/ My First go code package main import "fmt" func main() { fmt.Println("Hello, World") } Trying go on your browser. http://golang.org/doc/play/

Test Speed: Penggabungan string (concat dan implode)

Pada PHP kita bisa menggunakan 2 cara untuk menggabung string yaitu dengan operator titik(.) atau lebih dikenal dengan concatenate, dan menggunakan fungsi implode.Perbedaanya adalah pada fungsi implode string yang akan digabung adalah variabel array, sedangkan menggunakan concatenate kode jadi lebih mudah dimengerti dan tidak harus menggunakan array. Saya penasaran dengan kedua fitur tersebut terutama dalam masalah kecepatan, berikut beberapa baris kode yang saya gunakan untuk test kecepatan diantara kedua fitur tersebut.

HTML: Mencegah teks otomatis pada input (autocomplete)

Fitur yang biasanya ada pada form adalah autocomplete, yaitu teks yang otomatis menyesuaikan dengan yang kita input, fitur ini biasanya adalah fitur bawaan dari browser, meski kita juga bisa membuatnya dengan kode, baik javascript atau php. Penggunaannya yang paling sering kita lihat adalah pada halaman login. Fitur ini sangat membantu apalagi jika sering login dan punya akun yang banyak pada beberapa situs. Saya sendiri menggunakan fitur ini pada komputer pribadi. Namun hal ini bisa jadi bahaya kalo kita login dikomputer umum seperti komputer kantor atau warnet, karena email atau username akan mudah diketahui.

Javascript: onclick, tag didalam tag (parent and child)

Masalah ini berawal dari sebuah thread yang ada di Kaskus disitu ada pertanyaan bagaimana mengatasi event click pada sebuah div yang merupakan child dari div yang juga mempunyai event click pada div tersebut. Jika digambarkan kurang lebih, tampilan format div tersebut seperti ini. Kalo menggunakan format javascript biasa seperti ini function parent_click(){ alert("parent diklik"); } function child_click(){ alert("child diklik"); } Maka ketika diklik pada bagian child, akan terjadi 2 kali pemanggilan _**event _klik, yang pertama _event **_untuk child dan yang kedua pada parent.

Kenapa harus install ulang

Gara-gara update _library _tanpa baca **README **terlebih dahulu akhirnya Linux ane jadi berantakan, window tampil sesuka, bahkan taskbar ada semacam tombol _minimize _dkk, setelah coba _update _dependensi program akhirnya saya nyerah, karena banyak banget ternyata yang harus diganti, dan keputusan akhirpun saya putuskan untuk install ulang. Tapi kali ini bukan dengan Ubuntu lagi, saya beralih menggunakan Debian. Sebenarnya udah lama ingin ganti ke Debian, karena banyak hal terutama masalah stabilitas, Debian sudah terkenal sebagai distro yang sangat mengutamakan kestabilan dan security, bisa dilihat dari rilis Debian yang lebih mengutamakan hal tersebut.

Variabel Variabels dengan Bash / Shell Script

Istilah Variabel variabels pertama kali saya dengar di PHP(saya pernah bikin tutorial tentang ini disini), arti kalimat ini kurang lebih seperti ini, nilai sebuah variabel, dimana nilai tersebut juga merupakan sebuah variabel. Bingung ya, sama berarti saya juga bingung, tapi memang seperti itulah adanya, saya sendiri juga kebingungan ketika pertama kali memahaminya, namun dengan praktek hal ini menjadi lebih mudah dan cepat dimengerti, ya lebih baik langsung praktek dan analisa. Kali ini saya menggunakan Shell Script sebagai bahasa programmingnya.

Panada: Membuat Halaman Login

Membuat login menggunakan Panada Framework tidak begitu sulit, kalo ini saya mencoba untuk membuat tutorial bagaimana membuat halaman login. Halaman login biasanya dibutuhkan jika user ingin mengakses halaman web yang terproteksi atau halaman yang bersifat private. Introduction Hal-hal yang dibutuhkan untuk membuat halaman login, terutama library yang harus diload pada Panada, berikut diantaranya : Library Request untuk mengambil input dari user yang akan divalidasi Library Database Ini bisa diabaikan jika tidak menggunakan database, dalam menyimpan username atau password.

Emacs: Folding kode dengan mouse

Ketika mencoba Emacs pertama kali, saya sempat bingung gimana caranya melakukan folding atau menyembunyikan kode didalam suatu blok. Folding kode sangat berguna untuk melakukan review terhadap kode. Saya cari di internet ada beberapa cara dan setelah dicoba saya paling tertarik dengan hideshow, hal ini karena hideshow melakukan folding code berdasarkan penanda ekspresi blok pada setiap bahasa programming, misalkan bahasa C, maka blok nya dimulai dari karakter “{”. Berdasarkan situsnya Hideshow merupakan minor-mode dari Outline- mode yang secara default telah terinstall pada Emacs (saya menggunakan Emacs 23.2.3), cara mengaktifkannya bisa dengan M-xhs-minor-modeRet atau agar aktif setiap kali Emacs dijalankan, tambahkan kode berikut pada file_ .emacs_ (add-hook 'php-mode-hook 'hs-minor-mode) (add-hook 'java-mode-hook 'hs-minor-mode) Kode diatas untuk mengaktifkan hideshow jika kita membuka file Java dan Php.

Format penulisan file pada Panada

Seperti framework lainnya, Panada juga memiliki aturan/format tersendiri dalam penulisan file, baik untuk Controller, Model dan View. Jika dengan CodeIgniter aturan penulisan Controller adalah, nama file harus huruf kecil, dan nama class sama dengan nama file tetapi harus diawali dengan huruf besar. Sedangkan dengan Panada format penulisan untuk Controller adalah nama file juga harus huruf kecil, dan nama class adalah nama file ditambah prefix “Controller_” (seperti pada gambar). Untuk lebih jelas perhatikan tulisan berikut ini Controller Format Penulisan File Nama file Harus huruf kecil semua, jika menggunakan pemisah gunakan underscore (_) Nama class Sama dengan nama file, dan ditambahi kata “Controller_” diawal nama class, dan di extends ke Panada Constructor function Pada constructor / construct() fungsi tambahkan kode berikut.

Panada: Hello World

Setelah sukses melakukan instalasi Panada sekarang saya mo bikin sebuah tutorial untuk menampilkan hello world menggunakan Panada. Buatlah dua(2) buah file masing-masing di apps/controller/helloworld.php dan _apps/view/hworld.php _kemudian edit file tersebut seperti ini apps/controller/helloworld.php class Controller_helloworld extends Panada { function __construct() { parent::__construct(); } function index() { // data yang akan dikirim ke view $data = array ( 'title' => 'Panada Framework', 'h1' => 'Hello, world with Panada' ); // tampilkan view $this->view_hworld($data); } } ?> apps/view/hworld.php # Tampilan HTML program bisa dilihat _/index.php/helloworld _, sesuaikan __ dengan instalan panada di komputer anda.