Homepage

Jangan ngaku orang Minang kalau tidak sholat

Kira-kira jam 4 sore, ketika saya berada di daerah sekitar Puncak. Saat itu adalah waktu sholat Ashar untuk daerah Jakarta dan sekitarnya. Alhamdulillah saya diberi kekuatan untuk menunaikan kewajiban saya di sebuah mushola dekat situ. Selesai sholat kemudian duduk di sebuah tempat yang udah ditempati terlebih dahulu oleh seorang Bapak yang sudah cukup berumur namun terlihat masih gagah dan kuat. Tak lama obrolanpun dimulai, mulai dari nama hingga kota asal, saya dan bapak tersebut terus mengobrol.

Emacs Command Line (X window)

X window yang dimaksud dalam penjelasan ini yaitu tampilan emacs ketika muncul dilayar. Hal ini berguna untuk mengatur tampilan emacs misalkan font yang ingin digunakan, atau warna background atau foreground tampilan emacs dan masih banyak lagi. Selain menggunakan opsi yang ada dibawah ini bisa juga menggunakan _init file _bahkan sepertinya lebih banyak menggunakan file init daripada opsi-opsi pada command line. Inilah salah satu fitur yang menurut saya tidak terlalu berguna yang terdapat pada Emacs.

Bactrace Aplikasi di Linux

Backtrace atau stack backtrace dengan kata lain bisa diartikan dengan melihat stack frame pada titik tertentu di suatu program yang sedang berjalan, atau secara realtime.Hal ini sering atau biasanya dilakukan untuk mencari bug atau masalah pada suatu program sehingga proses update dan revisi suatu program jadi lebih cepat. Proses backtrace ini saya rasa sangat penting diketahui (menurut saya pribadi, malah wajib) terutama buat pengguna aplikasi opensource dan juga Linux tentunya, karena dengan mengetahui cara untuk melakukan backtrace pada aplikasi dan mengirimkan hasil backtrace tersebut maka kita telah membantu para developer-developer suatu program untuk memperbaikinya.

Linux Redirection : 2>&1

Redirection dalam sistem unix dan Linux merupakan salah satu cara untuk melewatkan output dari suatu program ke program lain, dengan redirection kita bisa menyimpan output suatu file baik kedalam sebuah file atau diproses dengan program lain. Ada 3 redirection yang sering dijumpai dalam perintah linux. Standar input (stdin) Standar output (stdout) Standar error (stderr) Pipe Seperti halnya filosofi *nix, yaitu “Everything is file”, semuanya adalah file begitu juga dengan 3 standar output,input dan error diatas, yang didefinisikan dengan angka(deskriptor file), stdin adalah 0, stdout = 1, dan stderr dengan angka 2.

Emacs Command line – (Lisp Oriented)

Emacs dibangun dengan bahasa Lisp dan bahasa C, dari sebuah sumber yang pernah dibaca dijelaskan bahwa program yang ditulis dengan bahasa Lisp maka otomatis bisa sebagai _interpreter_ dari bahasa Lisp itu sendiri, begitu juga dengan Emacs, bisa digunakan sebagai _interpreter_ bahasa Lisp, untuk hal ini bisa dicari sendiri referensinya karena saya sendiri tidak pernah membuat aplikasi dengan bahasa Lisp kecuali sintaks Lisp pada _macro_ yang digunaan pada Emacs. Seperti halnya bahasa python atau perl, ketika kita menjalankan perl seperti ini $perl -e 'print "hello world"' maka akan tercetak tulisan hello world di layar, hal ini disebut dengan _interpreter_ atau penerjemah, dimana program perl akan melakukan _parsing_ pada opsi yang diberikan kemudian mengeksekusinya.

Emacs Command line – (Standard Options)

Beberapa opsi standar Emacs : namaFile **$emacs "namafile"** artinya kurang lebih membuka file “namafile” dengan emacs. –file namaFile, –find-file namaFile, –visit namaFile Perintah kurang lebih sama dengan perintah pertama diatas. +number Ex: **$emacs +12 "namafile"** Membuka file “namafile” dan loncat ke baris 12, kolom pertama. +line:column Sama dengan yang diatas tapi ditambahkan dengan opsi kolom yang ingin dituju -q, –no-init-file Menjalankan Emacs dengan tidak meload file init atau file konfigurasi Emacs.

Emacs Command Line

Salah satu hal yang hampir selalu ada disetiap program *nix adalahcommand line options, begitu juga dengan Emacs juga memiliki hal ini._Command line options_ atau _arguments_ ini adalah perintah yang kita masukkan ketika menjalankan program, perintah ini bisa untuk konfigurasi ataupun untuk untuk perintah pada program untuk melakukan sesuatu baik sebelum program akan ditampilkan ataupun sesaat setelah berjalan. Disistem *nix option biasanya diawali dengan karater dash(-) baik single ataupun double, sedangkan program di Windows biasanya diawali denganslash(/) i like slash.

Emacs Shorcuts

Setelah menulis tentang sejarah Emacs kemarin rasanya tak lengkap jika tidak membahas Emacs lagi. Kali yang akan dibahas tentang shorcuts Emacs. Penjelasan tentang shorcut Emacs : Ctrl atau C -> adalah tombol Control (Case Sensitive). Contoh: C-x berarti menekan tombol Control dan ‘x’ secara bersamaan. Meta atau lebih dikenal dengan Alt(Alternate) disimbolkan dengan M. Contoh: M-x berarti menekan tombol Alt dan x Contoh: M-% berarti menekan tombol Alt dan persen (Shift + 5).

Calculator – Emacs

Fasilitas lain yang dimiliki oleh Emacs yang mungkin juga sangat berguna adalah calculator. Kalkulator terdiri dari 2 yaitu simple calculator danprogrammable calculator. Dari namanya sudah sangat jelas arti dan fungsi fungsi yang terdapat pada kalkulator tersebut. Fitur ini tentu saja sangat membantu ketika melakukan pengeditan file atau hal lain yang berhubungan dengan angka. Disini saya akan coba menjelaskan satu persatu tentang kedua fitur tersebut meski saya sendiri juga masih sangat jauh ilmunya tentang Emacs ini.

Perintah Perintah Emacs untuk pengeditan file

Berikut ini ada beberapa perintah Emacs yang saya ketahui, yang cukup berguna ketika melakukan pengeditan pada file. M-u Merubah kalimat yang ada di mulai dari posisi cursor aktif menjadi huruf besar semua sampai akhir kata. upcase-word **M-l** Kebalikan dari perintah diatas. downcase-word`` **M-c** Merubah huruf pertama dari kata menjadi huruf besar. `capitalize-word` **M-t** Menukar kata di posisi cursor dengan kata sebelumnya. `transpose-words` **C-t** Menukar 1 karakter di posisi aktif dengan karakter sebelumnya.

Copy Paste di Emacs (CUA mode)

Dalam kebanyakan editor saat ini, untuk melakukan copy paste digunakan shorcut Control-c untuk copy, C-v untuk paste dan C-x untuk cut. Sedangkan Emacs yang menggunakan shorcut yang berbeda dan tentu saja membuat pusing bagi pemula, termasuk saya sendiri. Untuk melakukan copy Emacs bisa dengan M-w dan C-y untuk melakukan paste, sedangkan jika ingin mencut sebuah teks yang terseleksi bisa dengan C-w, yang sebenarnya bisa dilakukan mudah dengan mouse, bahkan mendukung copy ke register, jadi jika suatu teks kita copy kemudian melakukan copy terhadap teks lain, maka teks yang dicopy pertama masih tersimpan di memori yang nantinya bisa digunakan lagi.